Minggu, 31 Desember 2017



sedaeng

Melongok entas-entas suku tengger di Desa Wonokitri 
Mengantar Roh Menghadap Hyang Widi
Hong wilaheng mangkudaya
jagad dewa bathara eyang
jagad pramudita ingkang
miwiti, ndugiaken kajate
saking bapak Sudarmiko kang
sedekah ngentas dateng siti
dermaipun ……… .



Itulah sepenggal bacaan mantra yang diucapkan sang dukun Suku Tengger, Supayadi, ketika acara hajatan entas-entas dari keluarga Sudarmiko alias Ikok, di Balai Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Ya, sang dukun antara lain bertugas sebagai pengantar upacara adat, termasuk entas-entas. Sebagai pengantar upacara adat, sang dukun tidak digaji, tetapi ia menerima dari masyarakat secara sukarela. Entas-entas adalah sebuah acara adat untuk mengentas leluhur yang sudah meninggal. Di acara tersebut rangkaiannya antara lain rakan tawang, mohon ijin kepada yang akan ditempati. Kedua, merniti (menghitung leluhur yang akan diswargakan atau yang akan dientas). Esok dilanjutkan ngelukat sebagai acara puncak atau pembersihan leluhur.
Di tengah-tengah membacakan mantranya, sang dukun dengan atribut dukunnya yakni baju beskar putih dengan selempang wama kuning keemasan serta blangkon, akan menyebut siapa saja yang dientas. Sedangkan urutan acara resepsi entas-entas, yang pertama mepek, artinya uba rampe yang akan dihaturkan, berarti sudah komplet. Setelah mepek, baru dihaturkan oleh yang namanya dukun. Yang dihaturkan sesaji yang berupa dandanan. Kalau ritual bagi umat Hindu, dipimpin yang namanya Pak Mangku. Tetapi di antara adat dan tradisi Hindu, tidak ada hal-hal yang bertentangan. Yang di brang wetan (sebelah timur Gunung Bromo, masuk wilayah Probolinggo) Pak Sudja’i (almarhum), untuk brang kulon (sebelah barat Gunung Bromo, masllk wilayah Pasuruan) namanya Supayadi. Warga Desa Wonokitri ada 670 KK, atau sekitar 3.000 lebihjiwa. Pendapatan mayoritas petani sayuran, kentang, kubis, jagung dan lainnya.
Usai mepek, didoakan bersama-sama, pihak keluarga menghaturkan sesaji untuk persembahyangan. Setelah itu baru acara ramah tamah atau makan bersarna. Esoknya, ngelukat, artinya melabuh sejaji. Tempat leluhur dilabuh nantinya, di sungai terdekat, Sungai Mandrim. Yang dilabuh pitrayadnyanya, seperti foto atau gambar-gambar orang yang sudah meninggal.


sedaeng

Gotong royong, guyub rukun dan tanpa pamrih, mewarnai kehidupan  sehari-hari Suku Tengger pada umumnya, dan khususnya warga Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Apalagi ketika mereka punya hajat, seperti entas-entas. Warga Suku Tengger yang terletak di brang kulon (sisi barat) Gunung Bromo (Pasuruan) itu masih kuat memegang tradisi dan warisan nenek moyangnya. Tak heran saat ada yang memiliki gawe, maka tetangga sekitar bahkan warga sekampung urun tenaga, pikiran bahkan urun biaya. Saat wartawan Majalah Derap Desa hendak menemui kepala desa (kades) Wonokitri, Aidarmiwati, yang merupakan Kades pertama wanita Suku Tengger, untuk wawancara, kebetulan di desa tersebut sedang ada hajatan. Ada dua warga yang punya hajat. Yang satu hajatan pengantin, sedangkan yang satunya entas-entas (selamatan untuk orang yang sudah meninggal). Ya, upacara adat dan selamatan tampaknya tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Tengger.


sedaeng

Pengurus Cabang (PC) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kabupaten Kolaka menggelar Training of Trainer (TOT) Ke-XIV Regional Sulawesi. Kegiatan dipusatkan di Aula Hotel Gelora dari Tanggal 21-24 Desember 2017.
Permerintah daerah di kabupaten Kolaka sangat mengapresiasi adanya kegiatan TOT yang dilaksanakan oleh PC KMHDI Kolaka.
“Kegiatan TOT sangat penting dan sangat bermanfaat bagi generasi muda Hindu. Semoga TOT dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan, dan diharapkan dapat menghasilkan para trainer yang baik,” katanya
Presidium KMHDI Pusat, Putu Wiratnaya, S.Kom M.Si.M dalam sambutannya meminta agar generasi muda tidak boleh salahgunakan perkembangan teknologi. Terutama penggunaan teknologi yang dapat menyebabkan konflik. Gunakan teknologi sebaik mungkin untuk ikut menjadi bagian dalam mencapai cita-cita bangsa.
Wakil bupati Kolaka H. Muhammad Jayadin, SE,  menyatakan atas nama pemerintah daerah menyambut baik kehadiran adik-adik dalam rangka mensukseskan kegiatan TOT XVI KMHDI regional sulawesi yang dilaksanakan di Kolaka. Pemerintah Daerah Sangat mendukung kegiatan yang positif seperti ini baik secera moril maupun materil, apalagi dengan nilai – nilai yang di tanamkan dalam jati diri KMHDI  seperti religius, humanis, nasionalis dan progresif  membuat saya sangat yakin bahwa kader-kader KMHDI  udah sangat siap kerja nyata.
Sedangkan Ketua PC KMHDI Kolaka, Sigit Purnimo, Amd.Kep mengaku berterima kasih dan mengapresiasi atas kerja keras panitia pelaksana serta keterlibatan beberapa Pengurus PD KMHDI yang mau datang untuk membantu mempersiapkan kegiatan TOT ini.
Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana, Putu Eden Suardika. Menyatakan berterimakasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang menyukseskan kegiatan TOT ini dan menyebutkan, bahwa dalam rangkaian kegiatan TOT yang mengambil tema “Our Creativity is Our Tradition” itu, akan dilaksanakan juga Seminar Nasional (Bangga Menjadi Indonesia), Training of Trainer (TOT), (Materi dan Simulasi), Bina Akrab Kader KMHDI, Tirta Yatra dan Bakti Sosial.
Peserta dan Fasilitator kegiatan Training Of Trainer XIV KMHDI Regional Sulawesi, yang meliputi : 4 Pimpinan Daerah, 9 Pimpinan Cabang, dan 2 Komisariat KMHDI, dengan jumlah peserta 100 dan 50 fasilitator.


sedaeng

Nama  : Sueko-Karno

Nama Panggilan  : Eghy

TTL                     : Pasuruan 16-02-1990

Nama Band         : Rangka

Posisi                  : Gitaris

Tinggal Di Kota : Makassar

Eghy gitaris memulai karirnya di daerah kota makassar dengan karyanya yang direkam secara otodidak di home studio salah satu personel Rangka Band. Mendapat banyak apresiasi dari para pendengarnya, Eghy mencoba untuk mengikuti event resmi nasional sperti KFC Talent Search 2008 
di Bandung dan berhasil masuk ke kompilasi album projek tersebut. Pada akhirnya eghy dapat meraih Juara Pertama a Mild Live Wanted 2009 di Bandung. Disitulah awal eghy salah satu personel Rangka Band masuk ke label nasional Musica Studio. Dan kali ini Eghy mengeluarkan dua Single dengan judul single IRS dan Hingga Saat ini.


Popular Posts

Post image 1

Pos image 3